Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan SeninRupiah berhasil memperpanjang tren positif menjadi empat hari perdagangan berturut-turut, dengan dolar AS turun ke level Rp17.750.
Penguatan ini melanjutkan pemulihan rupiah setelah mata uang Indonesia sempat menghadapi tekanan cukup berat dalam beberapa pekan sebelumnya. Pada akhir Juli, rupiah bahkan sempat berada di sekitar Rp18.000 per dolar AS.
Pergerakan rupiah menjadi perhatian pasar setelah sebelumnya volatilitas meningkat akibat kombinasi sentimen global dan domestik. Kini, penguatan selama empat hari beruntun memberikan sinyal tekanan terhadap mata uang rupiah mulai mereda.
Level Rp17.750 juga membawa rupiah semakin menjauh dari area Rp18.000 per dolar AS yang sebelumnya menjadi perhatian pelaku pasar.
Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada arah dolar AS, kondisi pasar global, serta sentimen terhadap perekonomian Indonesia.
Baca juga : DJP Mulai Akses Data Kripto Wajib Pajak, Orang Super Kaya Masuk Radar