CEO sekaligus founder Bitwise, Hunter Horsley, mengumumkan pada Selasabahwa salah satu bank besar di AS telah menyetujui saham Bitwise Solana Staking ETFsebagai agunan jaminan pinjaman.
Melalui fasilitas baru ini, para nasabah bank yang memenuhi syarat diizinkan mengajukan pinjaman tunai hingga rasio Loan-to-Valuemaksimal 25% dari total nilai portofolio saham BSOL yang dijaminkan.
Kebijakan ini menandai babak baru integrasi antara produk investasi kripto terdaftar dengan layanan perbankan konvensional.
Lewat skema batas LTV 25% tersebut, investor yang menjaminkan saham BSOL senilai $100.000 dapat memperoleh pinjaman tunai hingga $25.000 tanpa harus menjual kepemilikan aset mereka secara langsung.
Langkah pencairan dana berbasis utang ini memberikan keuntungan taktis bagi investor karena tidak langsung memicu kewajiban pajak penjualan (capital gains), sementara saham BSOL yang dijaminkan tetap memiliki eksposur terhadap potensi kenaikan harga Solanaserta imbal hasil staking.
Per 9 Agustus 2026, dana kelolaan BSOL mencatatkan kepemilikan sebesar 8,18 juta SOL dengan nilai pasar sekitar $622 juta, di mana 99% dari total portofolio di-stake untuk menghasilkan imbal hasil bersih tahunan (net staking reward) sebesar 5,84%.
Kehadiran fasilitas kredit beragunan saham ETF ini kian memperkuat posisi BSOL di pasar AS, setelah sebelumnya berhasil menguasai sekitar 81% pangsa pasar dari seluruh produk ETF Solana spot yang beredar.
Baca juga : Ether.fi Hapus Fitur Restaking dari weETH, Fokus Staking Biasa