Pimpinan Bursa Kripto Huione Diekstradisi ke China Terkait Kasus Penipuan

Pimpinan bursa kripto Huione, Li Xiong yang diduga terlibat dalam aktivitas penipuan telah diekstradisi ke China untuk menghadapi proses hukum.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan operasi marketplace yang digunakan untuk aktivitas ilegal di sektor aset digital, termasuk penipuan dan transaksi yang tidak sah.

Otoritas menilai platform tersebut berperan dalam memfasilitasi aktivitas kriminal berbasis kripto.

Ekstradisi ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum lintas negara dalam menangani kejahatan finansial berbasis teknologi.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah di berbagai negara meningkatkan kerja sama untuk menindak pelaku kejahatan kripto yang beroperasi secara global.

Pihak berwenang di China disebut akan melanjutkan proses hukum terhadap tersangka sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk kemungkinan tuntutan pidana terkait aktivitas penipuan dan pelanggaran keuangan.

Baca juga : Survei Bitpanda Catat Wanita Lebih Fokus Investasi Bitcoin Untuk Jangka Panjang