Harga Bitcoin melonjak ke level $79.000 pada perdagangan Rabu pagi, dengan kenaikan 2,2% dalam 24 jam terakhir.
Lonjakan ini mendorong indeks Fear & Greed ke angka 33, keluar dari zona extreme fear yang sempat menyentuh level 8 pada awal April.
Pergerakan harga ini terjadi bersamaan dengan meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah dan peningkatan arus modal institusi.
Penembusan level psikologis $75.000 memicu likuidasi posisi jual secara masif di market futures. Data menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat net inflow selama tiga minggu berturut-turut dengan total akumulasi mencapai $1,8 miliar.
Saat ini, Strategy milik Michael Saylor resmi menjadi pemegang Bitcoin institusional terbesar di dunia, melampaui jumlah kepemilikan aset BlackRock.
Bitcoin kini berada pada fase pengujian level support di kisaran $78.000. Secara teknis, target penguatan selanjutnya berada di level $83.000 guna mengonfirmasi kelanjutan tren kenaikan.
Kondisi market saat ini didukung oleh stabilitas likuiditas dan peningkatan partisipasi pada sektor aset digital secara luas.
Baca juga : Konflik di Selat Hormuz Bisa Picu Risiko Krisis Pangan Global