AS Selidiki Dugaan Debanking Bermotif Politik Melibatkan JPMorgan hingga Bank of America

Departemen Kehakiman Amerika Serikatdilaporkan mengirimkan surat panggilankepada sejumlah bank terbesar di negara tersebut, termasuk JPMorgan Chase, Bank of America, dan Wells Fargo, terkait dugaan praktik “debanking” terhadap nasabah karena alasan politik.

Menurut laporan Reuters, penyelidikan tersebut berfokus pada tuduhan bahwa sejumlah individu atau organisasi kehilangan akses terhadap layanan perbankan bukan karena alasan risiko keuangan atau kepatuhan regulasi, melainkan karena pandangan politik mereka.

Istilah debanking merujuk pada tindakan lembaga keuangan yang menutup rekening atau menghentikan layanan kepada nasabah.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu ini menjadi perdebatan di Amerika Serikat setelah sejumlah tokoh politik, aktivis, dan organisasi mengklaim telah kehilangan akses ke layanan perbankan tanpa alasan yang jelas.

DOJ disebut sedang mengumpulkan informasi dan dokumen dari bank-bank terkait untuk mengetahui apakah terdapat pola diskriminasi atau pelanggaran hukum dalam proses pengambilan keputusan tersebut.

Hingga saat ini belum ada tuduhan resmi maupun gugatan yang diajukan terhadap institusi keuangan yang menerima subpoena.

Baca juga : American Bitcoin Corp Catat Kerugian $82 Juta di Kuartal I 2026