Platform bursa terdesentralisasi, Hyperliquid, kembali menjalankan strategi deflasi dengan membakar 20.640 token HYPE senilai $1,2 juta pada Minggu, 26 Juli 2026.
Aksi pembakaran tokenini direalisasikan dengan memanfaatkan pendapatan harian protokol yang mencapai $1,4 juta guna menekan laju penambahan pasokan HYPE di pasar.
Sejak Agustus 2025, Hyperliquid telah mencatatkan total pendapatan bersih mencapai $800 juta, dengan 95% di antaranya bersumber dari aktivitas perdagangan di sistem utamanya.
Dari total $1,03 miliar dana yang berhasil dihimpun, protokol telah mengalokasikan $1,01 miliar khusus untuk program buyback dan pemusnahan token.
Melalui aksi terbaru ini, akumulasi token HYPE yang telah dimusnahkan secara permanen dari sirkulasi kini mencapai 4,73%. Angka tersebut setara dengan lebih dari 15% dari total pasokan HYPE yang beredar di pasar saat ini.
Langkah konsisten Hyperliquid dalam menyalurkan mayoritas pendapatan jalurnya ke mekanisme buyback dan burn mempertegas komitmen platform untuk menjaga kelangkaan token HYPE secara berkelanjutan.
Baca juga : CIO Bitwise Sebut Tokenisasi RWA Bakal Pimpin Bull Market Kripto Berikutnya