Pertumbuhan Stablecoin Semakin Pesat, IMF Himbau Brasil Perketat Pengawasan

Dana Moneter Internasionalmengimbau otoritas Brasil untuk memperketat pengawasan terhadap pasar stablecoin seiring pesatnya pertumbuhan transaksi kripto lintas batas yang melampaui pergerakan modal tradisional.

Melalui laporan Financial System Stability Assessment yang diterbitkan di situs resminya pada 23 Juli 2026, IMF menilai ekspansi aset digital yang kian erat terhubung dengan sistem keuangan konvensional membutuhkan kerangka regulasi yang lebih komprehensif.

Berdasarkan analisis IMF, pembelian stablecoin berpatokan Dolar AS memiliki sensitivitas dua hingga tiga kali lebih tinggi terhadap kejutan keuangan global jika dibandingkan dengan investasi portofolio maupun investasi asing langsungKondisi ini memicu kekhawatiran terkait seberapa cepat volatilitas pasar internasional dapat merambat ke dalam ekosistem keuangan domestik Brasil melalui jalur kripto.

Meski mengakui langkah Banco Central do Brasildalam memformulasi aturan penyedia layanan aset kripto, IMF mencatat masih terdapat celah regulasi yang perlu diperbaiki.

Poin utama yang menjadi perhatian mencakup perlindungan aset nasabah, standar penerbitan stablecoin, serta kepatuhan terhadap prinsip Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme

Di sisi lain, regulator Brasil sebelumnya telah menerbitkan Resolusi BCB No. 561 yang melarang penggunaan aset virtual untuk penyelesaian pembayaran dalam saluran valuta asing resmi.

Walau demikian, pemanfaatan stablecoin dalam transaksi swasta dan jaringan pembayaran lokal seperti integrasi Pix tetap tumbuh pesat, di mana Gubernur BCB Gabriel GalĂ­polo mencatat bahwa stablecoin mendominasi hingga 90% dari total arus kripto yang dilaporkan di negara tersebut.

Baca juga : Satgas AML Global Tuding Masih Banyak Platform DeFi Dikendalikan Secara Tersentralisasi