Kathleen Allman, ibu dari mendiang pendiri Ondo Finance Nathan Allman, resmi melayangkan gugatan hukum di Pengadilan Chancery Delaware untuk mengambil alih kendali perusahaan serta memecat CEO Ian De Bode.
Dalam gugatan tertanggal 24 Juli tersebut, Kathleen menuding De Bode telah mengklaim jabatan CEO secara tidak sah tanpa persetujuan dewan direksi pasca-meninggalnya Nathan pada akhir Mei lalu.
Melansir percakapan eksklusif melalui email dengan The Block pada Kamis, De Bode menyatakan bahwa klaim yang diajukan oleh Kathleen Allman sama sekali tidak berdasar dan meyakini kebenaran tersebut akan terbukti secara jelas di pengadilan.
Ia menegaskan bahwa Ondo Finance tetap mengantongi dukungan penuh dari para stakeholder kunci, termasuk investor utama dan Ondo Foundation.
De Bode juga menyampaikan bahwa jajaran kepemimpinan saat ini terus berkomitmen penuh terhadap ekosistem Ondo dan visi mendiang Nathan untuk membangun sistem keuangan yang lebih terbuka.
Sebagai perwakilan hukum atas hak waris putranya yang disahkan pengadilan Hawaii pada akhir Juni, Kathleen menyatakan memegang hak suara mayoritas untuk merekonstruksi jajaran direksi.
Pada 24 Juli, dewan direksi versi Kathleen yang beranggotakan dirinya dan putrinya, Tahnee Towill telah menyetujui pemecatan De Bode dari seluruh posisi eksekutif dan menunjuk Kathleen sebagai CEO sekaligus Ketua Dewan Ondo Finance yang baru.
Sengketa internal ini menjadi guncangan kepemimpinan terbesar bagi Ondo Finance sejak didirikan pada 2021.
Sebagai salah satu pemain utama dalam industri Real-World Assetdengan kapitalisasi pasar token tata kelolamendekati $2 miliar, Ondo saat ini mengelola produk tokenisasi obligasi pemerintah AS dan saham seperti USDY dan OUSG.
Baca juga : Aave Hentikan Dukungan Untuk 50 Aset dan 6 Jaringan Blockchain