Inflasi AS Memanas, Harga Bitcoin Terkoreksi di Bawah Level $80.000

Harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 1,23% hingga menyentuh level harga di bawah $80.000. Pergerakan ini dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat bulan April yang tercatat naik 3,8%, melampaui perkiraan.

Kondisi ini memperlemah ekspektasi investor terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat.

Selain tekanan makroekonomi, aksi jual masif dari raksasa miner bitcoin turut menekan harga.

Marathon Digital Holdings dilaporkan telah menjual 20.880 BTC senilai kurang lebih $1,5 miliar untuk mendanai transisi perusahaan sebagai data center AI.

Meskipun instrumen ETF Bitcoin Spot di AS masih mencatatkan net inflow sebesar 333 BTC per 11 Mei, sentimen market tetap cenderung hati-hati akibat situasi geopolitik dan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan.

Saat ini market kripto juga sedang memantau transisi kepemimpinan The Fed seiring dikonfirmasinya Kevin Warsh sebagai Gubernur baru.

Baca juga : Senator AS Ini Sebut Kartel Perbankan Panik Hadapi RUU CLARITY Act