Israel Tolak Usulan Damai Trump di Gaza, Siap Serang Iran Tanpa Bantuan AS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi menolak 15 poin proposal perdamaian Gaza yang pernah diusulkan oleh Donald Trump dan Board of Peace pada MingguNetanyahu menegaskan militer Israel tidak akan menarik diri dari Gaza sebelum kelompok Hamas melucuti seluruh persenjataannya secara total.

Dalam keterangannya, Netanyahu menekankan bahwa syarat penarikan pasukan memerlukan proses pelucutan senjata yang nyata tanpa kompromi. “Ini harus berupa pelucutan senjata yang nyata, bukan fiktif.

Ketika saya mengatakan Hamas dilucuti senjatanya, itu mencakup senjata berat, senjata ringan, hingga seluruh jenis persenjataan yang ada,” tegas Netanyahu.

Sinyal kKeretakan hubungan kedua negara berlanjut ke lini militer.

Laporan media Israel Channel 13 menyebutkan militer Israel telah menyampaikan secara langsung kepada Komandan Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, bahwa Israel siap melancarkan serangan terhadap Iran secara mandiri.

Pihak Tel Aviv menegaskan mereka tidak membutuhkan izin maupun bantuan dari AS, sembari memperingatkan bahwa persiapan operasi militer ke Iran kini tengah berjalan.

Sikap nekat Israel melancarkan serangan unilateral dipicu oleh penilaian Tel Aviv bahwa AS tidak lagi berkomitmen menyelesaikan perang Iran sesuai kemauan Israel.

Namun, skenario serangan ini dibayang-bayangi risiko tinggi; Iran sebelumnya telah mengancam akan membalas dengan menargetkan kilang minyak Haifa serta kota Tel Aviv secara langsung, memanfaatkan celah pertahanan udara kawasan serta menipisnya stok rudal interceptor milik Israel.

Baca juga : Menlu Araghchi Tegaskan Iran Tolak Buka Selat Hormuz Sebelum Tuntutan Dipenuhi AS