Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dilaporkan meminta Federal Reserveuntuk memperkuat Foreign and International Monetary AuthoritiesRepo Facility, sebuah langkah yang dinilai tidak lazim karena bertujuan membantu Jepang mempertahankan nilai tukar yen. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg.
FIMA Repo Facility merupakan fasilitas yang memungkinkan bank sentral asing memperoleh likuiditas dolar AS dengan menggunakan surat utang pemerintah Amerika Serikatsebagai jaminan.
Mekanisme ini membantu negara mitra mendapatkan dolar tanpa harus menjual kepemilikan obligasi AS di pasar.
Menurut laporan tersebut, penguatan fasilitas FIMA Repo diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi Bank of Japan dalam mengelola volatilitas pasar valuta asing, terutama ketika tekanan terhadap yen meningkat.
Permintaan dari Menteri Keuangan AS ini tergolong tidak biasa karena pemerintah Amerika Serikat umumnya menjaga jarak dari keputusan operasional Federal Reserve yang bersifat independen.
Langkah tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian Washington terhadap stabilitas pasar keuangan global dan nilai tukar yen.
Baca juga : AS Pakai Euro untuk Beli Yen, Hindari Kesan Sengaja Melemahkan Dolar