MetaMask Luncurkan Wallet Khusus AI Agent, Buka Era Transaksi On-Chain Otomatis

Penyedia wallet kripto self-custodial MetaMask resmi meluncurkan Agent Wallet pada KamisProduk baru ini memungkinkan agen kecerdasan buatanmengeksekusi transaksi on-chain secara mandiri di bawah batasan dan parameter ketat yang telah ditetapkan oleh pengguna.

Agent Wallet dirancang untuk memfasilitasi berbagai aktivitas perdagangan otomatis, mulai dari eksekusi swap token, transaksi kontrak berjangka, posisi pasar prediksi, hingga penyediaan likuiditas di jaringan berbasis Ethereum Virtual Machinedan Hyperliquid.

Platform ini dapat terintegrasi dengan beragam AI populer seperti Claude Code, Codex, Cursor, hingga OpenClaw.

Untuk menjamin keamanan eksekusi, MetaMask menyediakan dua opsi mode operasi: Guard Mode yang mengharuskan konfirmasi dua faktoruntuk transaksi di luar batas normal, serta Beast Mode bagi developer senior.

MetaMask juga menyematkan fitur abstraksi gas, sehingga agen AI dapat mengeksekusi transaksi tanpa perlu memegang token asli jaringan untuk membayar biaya transaksi.

Selain itu, seluruh transaksi EVM yang memenuhi kriteria keamanan dilindungi oleh skema Transaction Protection dengan perlindungan jaminan ganti rugi hingga $10.000 per bulan jika timbul kerugian akibat celah transaksi tertentu.

Peluncuran ini kian mempertegas persaingan infrastruktur keuangan berbasis AI di industri kripto, menyusul langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh Coinbase dan MoonPay.

Meski memperkenalkan otomatisasi berbasis AI, MetaMask memastikan pengguna tetap memegang kendali penuh atas kunci privatwallet mereka.

Baca juga : Cegah Insiden Serupa Coldcard, Audit Masal Ekosistem Bitcoin Temukan 85 Celah Kritis