Nyaris Lanjutkan Perang, Trump Batalkan Rencana Serangan Militer ke Iran

Donald Trump mengumumkan bahwa dirinya telah membatalkan rencana serangan militer besar-besaran terhadap Iran yang awalnya dijadwalkan bakal berlangsung esok hari.

Melansir unggahan resmi di akun Truth Social pribadinya pada Seninwaktu setempat, Trump menjelaskan bahwa keputusan penundaan ini diambil setelah dirinya dihubungi langsung oleh tiga pemimpin besar Timur Tengah, yaitu Emir Qatar, Putra Mahkota Arab Saudi, dan Presiden Uni Emirat ArabKetiga pemimpin tersebut meminta AS untuk menahan diri karena proses negosiasi tingkat tinggi saat ini tengah berjalan demi mencapai kesepakatan damai.

Trump menegaskan bahwa kesepakatan yang sedang digodok tersebut harus memuat poin krusial yang mutlak, yaitu pelarangan total kepemilikan senjata nuklir bagi pihak Iran.

Atas dasar rasa hormatnya kepada para pemimpin Timur Tengah tersebut, Trump akhirnya menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Panglima Militer Jenderal Daniel Caine untuk membatalkan serangan esok hari.

Namun, ia juga memerintahkan seluruh pasukan militer Amerika Serikat untuk tetap dalam posisi siaga penuh dan siap meluncurkan serangan skala besar sewaktu-waktu jika negosiasi damai tersebut berujung buntu.

Baca juga : Gandeng Morpho, Blockchain Tempo Luncurkan Layanan Simpan Pinjam