Perusahaan penyedia pembayaran stablecoin Triple-A mengonfirmasi telah mengalami peretasan pada dompet treasury miliknya dengan estimasi kerugian mencapai sekitar $11,8 juta.
Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa seluruh dana pelanggan tetap aman dan tidak terdampak oleh insiden tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Triple-A menjelaskan bahwa insiden hanya memengaruhi dompet treasury internal perusahaan. Seluruh aset milik klien disimpan secara terpisah sehingga tidak terpapar serangan maupun mengalami kehilangan dana.
Triple-A juga memastikan kerugian sebesar $11,8 juta akan ditanggung sepenuhnya menggunakan cadangan keuangan perusahaan.
Dengan demikian, operasional bisnis, layanan pembayaran, dan proses transaksi pelanggan tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Perusahaan menyatakan telah mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan, termasuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab insiden, memperkuat sistem keamanan, serta bekerja sama dengan pihak terkait untuk melacak aset yang dicuri dan mencegah kejadian serupa terulang.
Baca juga : Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur